Reports

Perkebunan Kelapa Sawit dan Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia

Satu setengah dekade silam, hutan yang rimbun dengan pohon rambutan mengelilingi rumah Leni, perempuan suku Dayak Iban berusia 43 tahun dan ibu dari dua anak, di Kabupaten Bengkayang, provinsi Kalimantan Barat—daerah yang telah berabad-abad menjadi tempat tinggal masyarakat adat. Kini, mereka hanya punya sepetak lahan untuk bertani, sementara hutan yang dulunya menjadi tempat mereka mencari makan telah dialihfungsikan sebagai perkebunan kelapa sawit yang dikelola sebuah perusahaan domestik.

Search

Browse by

Filter by

  • Kelompok LGBT Indonesia dalam Ancaman

    “’Permainan Politik Ini Menghancurkan Hidup Kami’: Komunitas LGBT Indonesia di Bawah Ancaman,” mendokumentasikan bagaimana pernyataan-pernyataan resmi penuh prasangka dan tidak benar tentang kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) telah memberikan sanksi sosial berupa pelecehan dan tindak kekerasan terhadap

  • Bahaya Pekerja Anak dalam Pertanian Tembakau di Indonesia

    Laporan , “‘Panen dengan Darah Kami’: Bahaya Buruh Anak di Pertanian Tembakau di Indonesia,” mendokumentasikan bagaimana buruh anak terpapar nikotin, menangani bahan kimia beracun, menggunakan benda tajam, mengangkat beban berat, dan bekerja di panas ekstrim.

  • Kekerasan terhadap Penyandang Disabilitas Psikososial di Indonesia

    Laporan, “Hidup di Neraka: Kekerasan terhadap Penyandang Disabilitas Psikososial di Indonesia” menguraikan bagaimana orang dengan kondisi kesehatan jiwa seringkali berakhir dengan dirantai atau dikurung di institusi yang penuh sesak dan sangat tidak sehat, tanpa persetujuan mereka, karena stigma dan minimnya perawatan ke

  • Pembatasan Indonesia terhadap Kebebasan Media dan Pemantauan Hak Asasi Manusia di Papua

    Laporan ini menelusuri peran pemerintah dalam pembatasan akses ke Papua dan Papua Barat (selanjutnya disebut Papua) selama beberapa dasawarsa, termasuk perkembangan terakhir sesudah pernyataan Presiden Jokowi.

  • Dampak Tatakelola Pemerintahan yang Lemah dalam Sektor Kehutanan terhadap Hak Asasi Manusia

    Laporan 61halaman berjudul menyatakan bahwa penebangan liar dan salah urus sektor kehutanan menyebabkan kerugian pemerintah Indonesia lebih dari US$7 milyar (sekira Rp 70 trilyun) antara 2007 sampai 2011.
  • Pelanggaran terhadap Minoritas Agama di Indonesia

    Laporan tersebut, sepanjang 120 halaman merekam kegagalan pemerintah Indonesia dalam mengatasi gerombolan-gerombolan militan, yang lakukan intimidasi dan serang rumah-rumah ibadah serta anggota-anggota minoritas agama. Mereka makin hari makin agresif. Sasaran mereka termasuk Ahmadiyah, Kristen maupun Muslim Syiah.

  • Pelanggaran dalam Penerapan Syariah di Aceh, Indonesia

    Laporan setebal 98 halaman, "Menegakkan Moralitas: Pelanggaran dalam Penerapan Syariah di Aceh, Indonesia," mendokumentasikan pengalaman-pengalaman orang-orang yang pernah dituduh melanggar peraturan Syariah yang melarang ‘perbuatan bersunyi-sunyian' dan penerapan secara paksa persyaratan busana kepada penduduk Muslim.
  • Konsekuensi Pembalakan Liar dan Korupsi di Sektor Kehutanan Indonesia pada Hak Asasi Manusia

  • Tahanan Politik di Papua

    Laporan 42 halaman berjudul mendokumentasikan bagaimana Pemerintah Indonesia selalu menggunakan hukum pidana untuk menghukum individu yang melakukan advokasi damai untuk kemerdekaan propinsi di Indonesia bagian timur, Papua dan Irian Jaya Barat (selanjutnya disebut Papua).
  • Kertas Kerja Human Rights Watch tentang Latar Belakang Kasus

    Aparat militer Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam mencari dana yang terlepas dari dan berada diluar anggaran yang disediakan negara. Aparat militer ini memperoleh pendapatan dari bisnis-bisnis yang mereka miliki, jasa-jasa sewaaan yang dilakukan, dan jaringan perlindungan yang mereka dirikan .
  • Hak Asasi Manusia sebagai Ongkos Kegiatan Ekonomi Pihak Militer Indonesia

    Laporan setebal 136 halaman bertajuk "Too High a Price: The Human Rights Cost of the Indonesian Military's Economic Activities (Harga Selangit: Hak Asasi Manusia sebagai Ongkos Kegiatan Ekonomi Pihak Militer Indonesia)," merupakan gambaran komprehensif tentang efek buruk yang dialami warga sipil yang disebabkan oleh kegiata