Andrei Rudomakha berdiam di rumah sakit sehari setelah penyerangan, Krasnodar, Russia, 29 Desember 2017.  

© 2017 Environmental Watch on North Caucasus

Pekan ini, Kementerian Hukum Rusia menghapus Environmental Watch on the North Caucacus dari daftar “agen asing” karena tidak lagi menerima pendanaan asing. Andrei Rudomakha, ketua organisasi lingkungan hidup terkemuka di Rusia tersebut, mendengar berita ini saat sedang dirawat di rumah sakit  –  dua pekan sebelumnya ia menderita luka parah akibat serangan keji ketika sedang menyelidiki dugaan penebangan liar di Rusia Selatan.

Pada 28 Desember, Rudomakha dan tiga aktivis lingkungan hidup lainnya – Viktor Chirikov, Vera Kholodnaya, dan Aleksander Savelyev – tengah berada di hutan milik negara di wilayah Krasnodar, Rusia bagian selatan. Mereka mengambil foto di lokasi di mana sebuah perusahaan swasta, yang diduga berafiliasi dengan para pejabat tinggi negara, sedang melakukan penebangan dan konstruksi, yang dianggap ilegal oleh para aktivis.

Pada malam itu, mereka berkendara menuju Krasnodar. Sekitar pukul 10 malam, mereka singgah ke rumah seorang kolega. Savelyev membuka gerbang rumah, dan ketiga rekannya sedang berdiri di dekat mobil ketika orang-orang tak dikenal tiba-tiba menyerang mereka.

Tiga orang laki-laki menyerang Rudomakha, menyemprotkan merica di wajahnya. Ketiga orang itu memukul Rudomakha hingga jatuh ke tanah, dan salah seorang pelaku menendangnya. Mereka meninggalkan Rudomakha yang pingsan dan berdarah, menyemprotkan merica ke Chirikov dan Kholodnaya, kemudian memukul perut Chirikov. Sebelum meninggalkan lokasi, para pelaku menggerebek mobil, mengambil kamera, tablet, dokumen identitas Rudomakha, dan beberapa barang berharga.

Para aktivis tersebut kemudian segera menelepon ambulans dan polisi, dan staf paramedis melarikan Rudomakha ke rumah sakit. Rudomakha didiagnosa menderita trauma otak, patah tulang di bagian wajah, memar otak, dan luka bakar akibat bahan kimia di bagian mata. Chirikov dan Kholodnaya menerima penanganan medis untuk luka ringan.

Rekaman dari kamera pengintai luar ruangan memperlihatkan para pelaku tiba di lokasi beberapa jam sebelum para aktivis tersebut . “Saya yakin serangan ini terjadi karena inspeksi yang kami sedang lakukan,” kata Rudomakha. Pada 29 Desember, pihak kepolisian memulai penyelidikan atas tindak pidana perampokan, tetapi para pelaku belum berhasil ditemukan.

Tahun lalu resmi dinobatkan sebagai Tahun Ekologi di Rusia, tetapi kondisi bagi para pemerhati lingkungan hidup setempat justru semakin memburuk. Sejak diterapkannya undang-undang tentang “agen asing” pada 2012, setidaknya 14 organisasi lingkungan hidup menghentikan operasinya. Banyak aktivis yang mengalami pelecehan. Akan tetapi, serangan brutal yang menimpa Rudomakha dan rekan-rekannya cukup menonjol karena dilakukan secara brutal. Para pelaku penyerangan semestinya dimintai tanggung jawab. Impunitas atas tindakan kriminal yang keji ini tentunya akan membuat para pelaku semakin berani.