Foto drone penampungan sampah di Bar Elias, Lebanon, di mana pembakaran limbah membahayakan kesehatan warga sekitar. 

© 2017 Human Rights Watch

Bulan ini, Human Rights Watch menerbitkan sebuah laporan yang mencakup, untuk pertama kalinya sepanjang sejarah kami, bukti fotografis yang kami dapatkan dengan pesawat robotik semiotonom, lazimnya disebut drone.

Dibuat oleh Sensefly, anak perusahaan Parrot Group, drone kecil itu membantu kami menyelidiki risiko pembakaran besar-besaran sampah rumah tangga di Lebanon —akibat kegagalan pemerintah menangani limbah padat— dengan cara inovatif yang memperkaya penelitian tradisional kami.

Kami mengoperasikan drone di atas tiga penampungan limbah terbuka dengan izin resmi dan mengumpulkan ribuan foto udara dalam resolusi yang mustahil bagi sensor-sensor satelit.

Foto-foto itu menunjukkan bekas pembakaran yang masih baru dan tumpukan besar abu sisa pembakaran sebelumnya. Ini memperkuat pernyataan saksi tentang pembakaran sampah di ruang terbuka yang menyebabkan penyakit-penyakit pernapasan serta masalah-masalah kesehatan serius lainnya bagi masyarakat setempat.

Potensi drone, dan teknologi robotik pada umumnya, bagi penyelidikan-penyelidikan HAM yang terpenting adalah ketika sensor-sensor satelit tak dapat atau tak patut digunakan.

Drone dapat beroperasi di bawah awan-awan berat, juga pada jam-jam ketika sensor-sensor satelit tak berfungsi. Dan drone memungkinkan kami memperoleh foto serta video langsung dari jauh dengan tingkat detail yang muskil bahkan bagi teknologi satelit paling canggih sekalipun.

Yang terpenting, drone menawarkan sebuah alternatif dalam penelitian lapangan. Selain jauh lebih aman, ketika akses fisik dibatasi atau dihambat pun drone memungkinkan penelitian tetap berlanjut.

Pada saat bersamaan, penggunaan drone dalam penyelidikan-penyelidikan HAM menghadirkan sederetan persoalan legal, keamanan, dan privasi yang memerlukan pertimbangan khusus, terutama di lingkungan-lingkungan berbahaya di mana kepemilikan teknologi itu dapat membahayakan kami dan orang lain.

Untuk menangani soal-soal tersebut, Human Rights Watch menerapkan peninjauan ketat setiap kali hendak memakai drone. Saat kami dan pihak-pihak lain menyebarkan teknologi baru, mendokumentasikan penyelewengan tak berarti boleh melangkahi norma-norma etik dan profesional.