January 2003 |
Vol. 15,
No. 1 (C) |

Pelanggaran Hak Asasi Manusia dan Industri Pulp
dan Kertasdi Sumatera, Indonesia

Kepada
Pemerintah Indonesia
Tentang
milisi sipil dan pasukan keamanan resmi:
Tentang
kepemilikan lahan dan reformasi sektor kehutanan:
Kepada
Asia Pulp & Paper/ Sinar Mas Group (APP/SMG)
Tentang
keamanan perusahaan:
Tentang
tuntutan atas lahan dan hubungan dengan masyarakat:
Kepada
Donor Multilateral dan Bilateral
Kepada
Lembaga-lembaga Keuangan Swasta
III. Kebijakan Kehutanan Masa Orde Baru dan Akar Krisis
Hilangnya
Hutan Alam Indonesia: Apa yang Menjadi Taruhan
Kebijakan
Hutan di masa Orde Baru
Keterlibatan
Aparat Keamanan Negara pada Sektor Kehutanan
Ledakan
Perkembangan Pulp dan Kertas Indonesia
Peningkatan
Permintaan Kayu oleh APP
IV. Kesempatan yang hilang untuk Reformasi
Setelah
"Keajaiban": Restrukturisasi Bank dan Hutan
Produksi
yang berkelebihan dan hutang APP
"Reformasi"
dan Sektor Kehutanan
Epidemi
Protes Masyarakat
Pengadaan
Pasukan Keamanan Swasta Arara Abadi
V. Penyalahgunaan Hak Asasi Manusia
Perampasan
lahan dan intimidasi oleh ABRI
Protes
dan Perlawanan Penduduk
Mandiangin
Angkasa
dan Belam Merah
Betung
Respon
Perusahaan: "Kesepakatan Perlakuan Damai dan Pembayaran"
"Pembangunan
Masyarakat"
VI. Peran dan Tanggung Jawab Pemerintah Indonesia: Kebebasan dari hukuman
Kegagalan
Pemerintah Indonesia untuk menindak pelanggaran hukum
Akar
kekebalan hukum: Korupsi
Lembaga
peradilan yang tidak berfungsi
Pasukan
rakyat dan Milisi
Penghasutan
dan Pemerasan
VII. Hak Penduduk asli atas Lahan
VIII. Kewajiban dan Tanggung Jawab Arara Abadi, APP, dan Sinar Mas Group
Pasukan
Keamanan Arara Abadi
Perampasan
Lahan dan Joint Venture
Internal
Audit dan Sertifikasi ISO: Tidak ada Jaminan Perlindungan Hak Asasi
Penilaian
Pasokan Kayu yang Berkelanjutan
IX. Peran dan Tanggung Jawab Masyarakat Finansial Internasional
X. Hak asasi manusia dan Kerusakan lingkungan
APPENDIX A: U.S. State Departmentt / U.K. Foreign Affairs Voluntary Principles on Security and Human Rights
APPENDIX B: the International Labor Organization's Convention No. 169 concerning Indigenous and Tribal Peoples in Independent Countries
APPENDIX C: Translation of IKPP Statement on Incidents of Violence between Arara Abadi Plantation Security Forces and Local Communities
NOTE: This is an unofficial translation of the text of the HRW report. Please see the English language version for exact wording or confirmation of footnotes and other details.
Laporan HRW ini tidak secara resmi. Silakan membaca edisi di dalam Bahasa Inggris untuk susunan kata tepat, atau untuk konfirmasi catatan dibawah halaman majalah atau perincian yang lain.